Panduan Lengkap untuk Menemui Dokter Spesialis Jantung di Singapura (2019)

Guides

Kamu mungkin terkejut dengan minimnya informasi yang tersedia di ranah spesialisasi jantung. Hal ini mungkin terjadi karena seringkali warga Singapura baru akan melakukan tindakan ketika penyakit pembuluh darah jantung menyerang. Bagaimanapun juga, tindakan duduk-dan-menunggu ini tidaklah baik untuk kesehatan jantung – saya sudah melihat terlalu banyak pria dan wanita muda yang melewatkan waktu terbaik dalam hidup mereka karena penyakit jantung.

Selama lebih dari 20 tahun, saya sering memiliki teman dan keluarga yang bertanya bagaimana cara menemukan dokter spesialis jantung yang dapat dipercaya untuk kebutuhan kesehatan jantung mereka.

Jadi saya membuat pedoman mengenai praktek spesialisasi jantung di Singapura ini, yang akan menyediakan gambaran topik seperti:

  • Kapan kamu harus menemui spesialis jantung
  • Perbedaan tipe dokter jantung di Singapura
  • Bagaimana cara menemukan spesialis jantung terbaik di Singapura yang dapat memenuhi semua kebutuhan kesehatan jantungmu
  • Tarif untuk berobat ke dokter spesialis jantung di Singapura, dan apakah pengobatan dapat diasuransikan atau dapat diklaim Medisa

Pelatihan untuk Menjadi Dokter Spesialis Jantung di Singapura

a doctor speaking to a patient

Di Singapura, pelatihan untuk menjadi dokter spesialis jantung membutuhkan tambahan 6 tahun setelah menyelesaikan sekolah kedokteran – hal ini terdiri dari:

  • Tiga tahun sekolah penyakit dalam
  • Tiga tahun sekolah spesialis jantung tingkat lanjut

Hampir semua dokter spesialis jantung di Singapura akan menghabiskan waktu yang cukup banyak di Pusat Jantung Nasional dan berbagai rumah sakit akademik (contohnya SGH, NUH, CGH) sebagai bagian dari latihan mereka.

Residen dirotasi selama 6 tahun belajar untuk memaksimalkan paparan dan mendapat semua kompetensi di area berikut:

  • Merawat pasien rawat inap dengan penyakit jantung, contohnya pasien yang pernah mengalami serangan jantung
  • Menjalankan klinik rawat jalan yang menangani penyakit jantung kronis, contohnya hipertensi
  • Belajar bagaimana cara melakukan dan mengintepretasi foto scan jantung
  • Belajar bagaimana cara menggunakan alat yang mengimprovisasi kesehatan jantung, seperti alat pacu jantung dan angioplasti

Di akhir dari 6 tahun, dokter-dokter ini akan menyelesaikan program pelatihan sebagai konsultan.

Rute Swasta vs Rute Umum di Singapura 

National Heart centre singapore

Tarik ulur dalam memilih antara rumah sakit umum dan swasta adalah antara waktu dan kenyamanan, dibandingkan dengan biaya.

Selalu lebih cepat menemui dokter spesialis jantung di praktek swasta - resepsionis di klinik biasanya senang memberikanmu janji temu dalam 1 atau 2 hari. Kebanyakan juga menerima pasien yang langsung datang.

Di sisi lain, waktu tunggu untuk menemui spesialis jantung dengan subsidi perawaran di Pusat Jantung Nasional (PJN) dapat memakan waktu 4-6 minggu, dan mereka tidak menerima kedatangan langsung tanpa janji temu.

Tentu saja, kamu mempunyai pilihan untuk menemui dokter spesialis jantung di Pusat Jantung Nasional melalui “rute khusus” tak bersubsidi. Kamu dapat:

  • Memilih dan meneruskan pengobatan dengan dokter jantung yang sama
  • Mendapat janji temu yang lebih cepat

Berapa Biaya untuk Menemui Seorang Dokter Jantung di Singapura?

doctor writing notes

Spesialis jantung swasta biasanya memberi tarif antara $150-$200 untuk konsultasi pertama. Obat-obatan biasanya menambah biaya sekitar $100-$200 secara total di tagihanmu.

Di Pusat Jantung Nasional, tarif untuk bertemu dengan dokter spesialis jantung adalah sebagai berikut:

Konsultasi

Warga negara Singapura

Swasta

Konsultasi pertama

$57

$120 - $155

Konsultasi berikutnya

$38

$79 - $112


Bahkan jika kamu datang sebagai pasien baru melalui rujukan poliklinik, yakinlah bahwa konsultan akan tetap menganggap kamu datang sebagai konsultasi pertama.

Akan tetapi, kamu biasanya akan ditemui oleh Petugas Medis sebelumnya.

Bagaimana Cara Mendapatkan Subsidi atau Mengklaim Medisave Saat Menemui Dokter Spesialis Jantung di Singapura?

a sick patient getting his heart checked

Agar termasuk dalam kualifikasi penerima subsidi perawatan dokter jantung, kamu harus:

  • Menjadi warga negara Singapura atau tinggal permanen (memegang kartu warga negara Singapura) dan
  • Mendapat surat rujukan dari poliklinik, atau dari petugas medis SAF

Pasien yang TIDAK masuk dalam kualifikasi subsidi adalah:

  • Semua warga negara asing
  • Rujukan untuk menemui dokter jantung tertentu
  • Rujukan yang dibuat oleh dokter swasta atau rumah sakit swasta

Medisave dapat digunakan untuk pengobatan sebagai berikut:

1. Limit ambil $500 per akun Medisave per tahun:

Penyakit kronis yang disetujui:

  • Diabetes
  • Pre diabetes (pre-DM)
  • Hipertensi
  • Kolesterol dan penyakit kolesterol
  • Stroke
  • Penyakit jantung iskemik

2. Limit ambil $600 per akun Medisave per tahun:

  • Pasien rawat jalan dengan scan foto MRI
  • CT scan
  • USG

Apa yang Akan Dokter Spesialis Jantung Lakukan di Singapura?

doctor using stethoscope to check patient heartbeat

 Seorang dokter spesialis jantung mengobati penyakit jantung dan pembuluh darah. Termasuk juga:

  • Serangan jantung
  • Gagal jantung
  • Penyakit katup jantung
  • Penyakit ritme jantung (aritmia)
  • Tekanan darah tinggi

Apa yang Akan Terjadi Saat Datang ke Klinik Dokter Spesialis Jantung di Singapura?

medical personnel making plans

 Jika kamu menemui dokter spesialis jantung, dia mungkin akan:

  • Bertanya kepadamu mengenai kesehatan jantungmu (contohnya riwayat penyakit jantung keluarga, jumlah olahraga, dll)
  • Melakukan evaluasi jantung yang terfokus
  • Meminta tes spesial, seperti EKG, tes darah, tes olahraga, atau ekokardiogram
  • Menganjurkan perubahan gaya hidup, seperti mengubah menu makan, berat badan, dan aktivitas fisikmu
  • Berkonsultasi denganmu mengenai resiko dan cara pencegahan

Apa Saja “Tipe” Dokter Spesialis Jantung di Singapura?

doctor holding stethoscope in hospital corridor

Tidak banyak orang yang mengenai tentang hal ini, namun sebenarnya ada tiga “tipe” utama dokter spesialis jantung di Singapura, berdasarkan subspesialis lanjutan dan kualifikasi mereka. Mereka adalah:

  1. Dokter spesialis jantung non-invasif
  2. Dokter spesialis jantung intervensi
  3. Elektrofisiologis (EP)
  1. Dokter spesialis jantung non-invasif 

Dokter spesialis jantung non-invasif merawat pasien dalam seting rawat jalan. Peran mereka adalah untuk mencegah dan mengobati masalah yang berkaitan dengan jantung, seperti hipertensi dan gagal jantung.

Mereka mahir melakukan tes skrinning diagnosis jantung untuk menemukan masalah jantung, seperti tes olahraga atau foto MRI.  

  1. Dokter spesialis jantung intervensi

Dokter spesialis jantung invasif menerima tambahan subspesialis dan pelatihan fellowship dalam melakukan angioplasty, atau kateter kardio. 

Ini adalah peran keahlian saya, dan saya sering mengaitkannya dengan “ledeng” karena menyangkut proses pembersihan sumbatan di pembuluh arteri jantung. Kardiologi intervensi juga merupakan bidang dimana seseorang harus sangat tertarik dengan bidang tersebut, karena harus melakukan ratusan kali prosedur sebelum menjadi seorang ahli.

Saya sudah mengakumulasikan pengalaman bertahun-tahun di kardiologi intervensi dengan berlatih di pusat yang ramai di Singapura seperti Pusat Jantung Nasional Singapura, Pusat Jantung Universitas Nasional, dan Rumah Sakit Tan Tock Seng.

  1. Elektrofisiologis (EP)

Elektrofisiologi adalah bidang studi tentang impuls bio-elektrik jantung. Impuls elektrik ini mengontrol laju jantung seseorang. Saat berhenti berfungsi, ritme jantung abnormal dapat terjadi.

Tidak lama sebelum ini, memasukkan alat pacu jantung adalah satu-satunya jalan untuk memperbaiki denyut ireguler jantung. 

Namun, seorang EP sekarang diperbolehkan memberikan terapi obat, atau membakar syaraf yang mengakibatkan malfungsi jantung untuk memperbaiki denyut jantung yang abnormal.

Kapan Kamu Harus Menemui Dokter Spesialis Jantung di Singapura?

the structure of a human heart

Dokter umum atau dokter spesialis jantungmu mungkin akan menjelaskan kunci utama risiko penyakit jantung, yang termasuk

  • IMT (Indeks Massa Tubuh): IMT yang tinggi berhubungan dengan peningkatan penyakit jantung
  • Tekanan darah tinggi: ukuran 140/90 termasuk tinggi, dan meningkatkan risiko kamu terkena penyakit jantung
  • Kadar gula darah tinggi: banyak warga Singapura yang diabetes - ini adalah salah satu faktor risiko terpenting untuk penyakit jantung. 
  • Kolesterol tinggi: level low-density lipoprotein (LDL, atau kolestrol yang jahat) seharusnya lebih rendah dari 100.  
  • Lingkar pinggang: ukuran yang “normal” adalah kurang dari 90cm untuk wanita dan kurang dari 80cm untuk pria.

Jika hasil tesmu tinggi pada salah satu ukuran ini, akan lebih baik jika kamu menemui dokter spesialis jantung.

Seorang dokter spesialis jantung dapat membantu untuk menjelaskan hasil tesmu, dan menghitung risiko penyakit jantungmu dan anggota keluargamu.

Kami juga dapat membantumu dan keluargamu untuk melakuki uji fungsi jantung yang tepat.

Siapa yang Mudah Terkena Risiko Penyakit Jantung di Singapura?

cardiologist Singapore

 

Ada tiga kategori utama pasien yang akan sangat diuntungkan jika bertemu dengan dokter spesialis untuk meningkatkan kesehatan jantungnya: 

  1. Riwayat keluarga yang pernah mengalami penyakit jantung

Risiko serangan jantung akan meningkat jika orang tuamu atau saudara dekatmu memiliki penyakit pembuluh darah jantung, bahkan jika kamu memiliki pola makan yang sehat dan berolahraga secara reguler. 

Karena itu pula, kamu harus menjalani skrinning secara regular untuk faktor risiko jika kamu masuk dalam grup ini. Seorang dokter spesialis jantung akan meminta tes dan menentukan rencana pengobatan (termasuk modifikasi gaya hidup dan obat-obatan yang mungkin digunakan) yang dapat mengurangi risiko kamu terkena serangan jantung.

  1. Penyakit kolesterol yang signifikan

Pasien di grup ini sering memiliki kadar kolesterol yang tinggi yang tidak bisa dikurangi hanya dengan gaya hidup atau perubahan pola makan saja.

  1. Berbagai faktor risiko penyakit jantung

Contohnya termasuk:

  • Hipertensi yang tidak terkontrol
  • Kadar gula darah yang tinggi
  • Diabetes
  • Obesitas
  • Perokok
  • Kurangnya olahraga

Saat kamu memiliki banyak faktor risiko, mencegah dan mengontrol penyakit jantung menjadi lebih sulit. Seorang dokter spesialis jantung akan bisa memformulasikan rencana dan membuatmu mengikuti rencana tersebut untuk membantu meningkatkam kesehatan jantungmu. Salah satu kunci untuk melakukan ini adalah dengan mengawasi hasil evaluasi jantungmu, membantumu memahami apa artinya, dan memberikan alat yang tepat untuk mendapatkan tujuanmu.

Bagaimana Cara Menemukan Klinik Jantung Terbaik di Singapura untuk Kebutuhanmu?

entrance to a clinic with a couch

Dua faktor utama yang harus kamu pertimbangkan adalah:

  • Waktu/kenyamanan dibandingkan biaya (rute publik vs swasta)
  • Tipe dokter spesialis jantung yang kamu butuhkan (contohnya kamu harus menemukan dokter spesialis intervensi jika kamu butuh prosedur angioplasti - jika kamu tidak yakin, tanyakan saja pada dokter umum atau dokter spesialis jantung itu sendiri!)

Akhir kata, kamu mungkin harus mengirimkan surat berisi pertanyaan untuk beberapa dokter spesialis jantung untuk menghapuskan kecemasan yang kamu alami sebelum datang ke klinik.

Melalui respon mereka, kamu juga dapat menentukan apakah kamu akan merasa nyaman dengan mereka. 

Kamu harus menentukan apakah dokter spesialis jantungmu adalah seseorang yang membuamu nyaman dan sesuai dengan apa yang kamu inginkan!


Dr Julian Tan adalah seorang dokter umum dan dokter spesialis jantung di Rumah Sakit Mount Elizabeth. Beliau ahli dalam segala aspek terapi jantung intervensi. Dr Tan juga seorang Pengajar Klinis Senior di Fakultas Kedokteran Yong Loo Lin, NUS dan seorang Anggota Utama Fakultas di Program Residensi Senior Jantung NHG dan Pengajar Klinis di Fakultas Kedokteran Lee Kong Chian (LKCMedicine)


References:

  1. Moore JP et al. Introduction to the Congenital Heart Defects: Anatomy of the Conduction System. Card Electrophysiol Clin. (2017) 

This article was published on Wednesday, 22 August 2018. Dr Julian Tan medically reviewed the article on Friday, 10 May 2019. The last update was made on Thursday, 20 August 2020.

Quote RequestWhatsapp