5 Cara Memperbaiki ‘Gummy Smile’

Saya tidak habis pikir mengapa banyak cewek resah karena hidung yang kurang mancung, atau kelopak mata yang hanya punya satu lipatan, atau sebutir jerawat, tapi tidak memperhatikan bahwa  senyumannya tidak simetris atau terlalu banyak memperlihatkan gusi (gummy smile).

Maksud saya, mana yang sebenarnya lebih mengganggu penampilan: sebutir jerawat  atau senyum yang buruk? Kalau menurut anak saya yang berusia lima tahun, senyum yang buruk membuat orang kelihatan lebih jelek. Ya memang ini bukan cara survey terbaik, tapi saya yakin anda paham yang saya maksud.

Jadi saya pikir, mungkin banyak cewek yang mengira bahwa gummy smile tidak bisa diperbaiki. Sejumlah penelitian menunjukan bahwa gummy smile akan terlihat bila sekitar 3mm atau lebih gusi tampak saat tersenyum. Dua cara untuk memperbaiki kondisi ini, yaitu mencegah bibir atas tertarik terlalu banyak ke atas atau dengan memperpanjang tampilan gigi sehingga lebih sedikit gusi yang tampak saat tersenyum.

Ada banyak faktor yang menyebabkan tampilan gummy smile, antara lain bibir atas yang terlalu aktif atau volume gusi yang berlebihan sehingga terlalu banyak menutupi gigi.

Jadi perawatan yang tepat adalah yang sesuai dengan penyebab tampilan gummy smile. Berikut beberapa cara untuk mendapatkan senyum yang lebih indah!

Bila Tampilan ‘Gummy Smile’ Disebabkan Karena Bibir Atas yang Terlalu Aktif:

1.       Bedah Reposisi Bibir

Dalam prosedur ini, bibir atas bagian dalam akan diiris dan kemudian dijahit kembali pada posisi lebih dekat dengan gigi sehingga bibir tidak dapat tertarik ke atas sebanyak semula. (Ouch)

2.       Menyuntikan Botox Pada Bibir Atas

Untungnya, ada cara yang lebih mudah untuk membuat bibir atas tidak mudah bergerak. Jadi tidak perlu lagi menahan senyum atau tawa! Anda hanya perlu melakukan perawatan suntik botox pada bibir atas! Hanya saja, efek botox akan berkurang dalam beberapa bulan dan anda perlu mengulang perawatan suntik botox untuk menjaga supaya bibir atas tidak terlalu banyak bergerak saat tersenyum.

Bila Tampilan Gummy Smile Disebabkan Karena Volume Gusi Berlebih:

3.   Pemotongan Gusi (gingivektomi) dengan Laser atau Pisau Bedah

Dokter gigi dengan spesialisasi gusi (Periodontis) dapat melakukan pemotongan gusi dengan laser atau pisau bedah. Prosedur ini cukup nyaman dan hasilnya dapat langsung terlihat. Namun perlu diketahui bahwa, pada beberapa pasien, jaringan gusi dapat tumbuh kembali bila masih ada terlalu banyak tulang di bawahnya. Pada kasus tersebut, prosedur gingivektomi perlu diulang setelah beberapa bulan. Sama halnya dengan suntikan botox.

4.    Pembedahan untuk Memperpanjang Tampilan Gigi

Prinsip prosedur ini adalah memotong gusi dan tulang di bawahnya untuk memperpanjang bagian gigi yang tampak. Beberapa pasien memiliki tulang berlebih sehingga volume gusi yang terbentuk juga berlebihan. Jadi dengan pembedahan ini tulang sekaligus gusi yang berlebih dibuang. Hasilnya permanen. Anda sekaligus mendapatkan bentuk gigi yang bagus dan lebih sedikit tampilan gusi tanpa harus mengulang prosedur perawatan.

Bila Tampilan Gummy Smile Disebabkan Karena Struktur Wajah Bagian Tengah yang Panjang:

5.   Bedah koreksi rahang atas (Vertical maxillary impaction)

Ahli bedah akan melakukan reposisi rahang atas. Sudah pasti prosedur ini lebih invasif dan memerlukan waktu pemulihan yang lama!

Jadi begitulah.

Ada banyak cara untuk memperbaiki tampilan gummy smile. Ada cara yang memberikan hasil temporer yang dapat dilakukan sebagai ‘tes’ untuk mengetahui apakah anda menyukai tampilannya (seperti mengikalkan rambut menggunakan alat pengikal di salon sebelum dengan bahan kimia). Ada cara yang memberikan hasil permanen sehingga anda dapat menyingkirkan tampilan gummy smile selamanya tanpa harus mengulang-ulang perawatan periodontist.  

Jadi ingat, sebelum melakukan bedah pastik untuk memperindah hidung anda, mengapa tidak memperbaiki senyum anda dulu?

Dr Marlene Teo adalah seorang Periodontis (spesialis gusi) di klinik TP Dental. Ia juga seorang pengajar senior di Universitas Nasional Singapura (National University of Singapore). Dr Teo sangat percaya dengan gaya hidup holistik dan sehat untuk meningkatkan kekebalan dan memerangi penyakit periodontal.


Referensi:

This article was written by Dr Marlene Teo and published on Saturday, 21 January 2017. Dr Marlene Teo medically reviewed the article on Saturday, 21 January 2017. The last update was made on Wednesday, 3 June 2020.

Disclaimer: Opinions belong to the author and not to the platform.

Quote RequestWhatsapp